7 Prinsip Keberlanjutan untuk Komunitas Interaktif

Limpahan informasi, terutama tautan ke berbagai situs, salah satunya telah membawa saya ke sebuah tulisan berjudul Designing a Movement: Seven Principles for Sustainable Action (Valerie Casey), di mana Valerie Casey, pendiri Designers Accord, menyimpulkan prinsip-prinsip “keberlanjutan” yang dapat ia tawarkan ke komunitas desainer interaktif – sekelompok orang yang secara mendarah-daging selalu menganggap bahwa keberlanjutan adalah suatu desain sistem. Selengkapnya tentu saja bisa dibaca langsung di situs tersebut; di sini saya hanya merunut ke-tujuh prinsip tindakan berkelanjutan yang disampaikan Valerie.

1. Sebuah sistem bukanlah hanya sebuah gabungan dari bagian-bagian dari sistem tersebut. Satu bagian sistem pasti berpengaruh pada yang lain; tidak ada yang berada di luar sistem.

Tindakan: Memahami konsep sistem. Di sebuah bentangan benang yang ujung-ujungnya telah tertanam pasti/fixed (diagram Bruce Mau), tarikan pada satu bagian pasti akan mengulur bagian-bagian yang lain. Petakanlah proyek, sumber daya dan dampaknya dengan cara ini.

2. Masukan yang tertunda menyebabkan “jebakan desain”. Desainer bisa membuat keputusan buruk bila masukan/tanggapan terlambat datang.

Tindakan: Jangan mendesain untuk gejala tertentu saja. Banyak proyek desain terfokus hanya pada pemecahan masalah yang mudah untuk dicerna, daripada mengatasi sumber permasalahannya. Contohnya, orang lebih dianjurkan untuk mendaur ulang, tapi tidak pernah benar-benar dianjurkan untuk mengurangi belanjaan atau membeli produk-produk lokal.

3. Tidak ada yang namanya efek samping. Kita sering menentukan batasan-batasan artifisial di sekitar proyek kita bukan saja untuk memfokuskan diri pada permasalahan, tapi juga untuk menghindari tanggung-jawab terhadap hal-hal di luar batasan tersebut.

Tindakan: Alamilah produk-sampinganmu sendiri. Cobalah membawa-bawa sampahmu sendiri selama seminggu. Jangan buang benda-benda non-organik yang kamu pakai: botol plastik, kemasan, tisu, peralatan makan, semuanya. Ini akan jadi sebuah pelajaran kilat untuk mengetahui ‘efek samping’ dari semua konsumsi kita.

4. Tetapkan ukuran-ukuran kesuksesan yang tepat. Kurang buruk tidak berarti baik.

Tindakan: Buka sebuah jejaring sosial dengan sebuah tujuan sosial. Kita suka menciptakan jejaring, tapi bagaimana kalau kita menciptakan sebuah alasan untuk berjejaring? Kalkulator jejak karbon jadi kurang laku karena keabstrakan data hasilnya, berbeda dengan situs-situs di mana orang berbagi kasus-kasus nyata, perkembangan-perkembangan dan usaha-usahanya.

5. Pilih tingkatan yang tepat untuk perubahan.

Tindakan: Jadilah seorang mentor. Luangkan enam minggu bekerja dengan seorang siswa tingkat menengah atas, dan pelajari dirimu sendiri sambil membantu orang lain memakai pemikiran desain untuk mengubah lingkungan mereka (misalkan, sebuah sekolah).

Peta perjalanan bahan pembuat sebuah taco, menempuh hingga 64,000 mil (sumber: http://www.fastcompany.com/1567625/the-anatomy-of-a-taco)

6. Kenali hubungan antara struktur dan perilaku. Struktur sebuah kelompok, organisasi, komunitas, industri secara keseluruhan menentukan perilakunya.

Tindakan: Lakukan investigasi terhadap sebuah sistem. Telitilah sistem makanan dalam segala kejayaan politisnya yang korup. Mengertilah bahwa yang kau masukkan ke mulut adalah sebuah aksi politis. Cari berbagai referensi yang membuat kita tahu bagaimana pasar makanan global membuat lapar pihak-pihak yang miskin. Bayangkan dan berbagilah sumber-sumber mengenai hal-hal yang kau sukai, dan tambahkan sedikit data dalam investigasimu, mungkin kau bisa mempertentangkan berbagai asumsi tentang keberlanjutan, dan meluncurkan cara baru dalam berpikir.

7. Perhatian publik seringkali tidak mencerminkan perubahan dalam kondisi sebenarnya. Jangan terbuai oleh efek memabukkan dari isu-isu yang beredar tentang keberlanjutan – kamu juga harus melakukan sesuatu!

Tindakan: Kontribusi, distribusi. Bertindaklah sekarang!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: